Berita Tentang "Bongas"


Indramayu Today - Program Pemerintah Percepatan Penurunan Stunting terus dilaksanakan. Dasar dilakukannya rapat pembahasan Percepatan Penurunan stunting adalah Perpres No.72 tahun 2021 tentang Penurunan stunting mengamanatkan pencapaian target relevansi stunting sebesar 14 persen pada tahun 2024.

Dalam hal ini seperti yang dilakukan oleh Serda W.Purwanto Babinsa  Desa Sidamulya Anggota Koramil 1616/Kandanghaur Jajaran Kodim 0616/Indramayu . monitoring penyaluran bantuan pangan dalam rangka percepatan penurunan Stunting tahun 2023 di Kabupaten Indramayu bertempat di kantor pos Bongas Desa Kertamulya Kecamatan Bongas Kabupaten Indramayu. Jumat (05/05/2023) 

Serda W.Purwanto Menuturkan Jumlah data stunting  yang mendapatkan bantuan di kecamatan Bongas berjumla 328.penerima Bantuan. 

Serda W.Purwanto pun dalam kesempatannya menyampaikan bahwa TNI selalu siap membantu dan mendukung program Program Pemerintah baik Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah.

“Koramil 1616/Kandanghaur  akan selalu siap dan sinergi dengan Pemerintahan Kecamatan Bongas  untuk mengatasi stunting yang ada di wilayah binaan,” ucap Serda W.Purwanto

Serda W.Purwanto Berharap dengan program stunting tingkat Kecamatan tersebut, perangkat Desa dan dinas terkait masing-masing wilayah lebih menguasai tupoksinya masing masing untuk meningkatkan antisipasi gizi buruk di wilayah, dan menghimbau kepada Masyarakat tentang pentingnya kebutuhan gizi pada ibu hamil dan anak – anak.

Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Internet


Indramayu Today - Sebanyak 12 Sekolah Dasar (SD) dari 8 kecamatan di Kabupaten Indramayu mengikuti Sikat Gigi Massal. Kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Nasional (HKGN) Tahun 2022 yang diinisiasi Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Kabupaten Indramayu.

Ribuan murid SD di Kabupaten Indramayu sangat antusias mengikuti kegiatan Sikat Gigi Massal dalam rangka HKGN Tahun 2022 ini yang dilaksanakan PDGI Kabupaten Indramayu. Peringatan dipusatkan di SD Negeri Juntikebon, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu dan diikuti secara serentak oleh siswa SD di Kabupaten Indramayu, Senin (12/9/2022).

Dikatakan Ketua PDGI Indramayu drg. Agus Wibowo, HKGN sendiri jatuh tanggal 12 September setiap tahunnya, dan untuk Tahun 2022 dilaksanakan secara hybrid dan serentak diperingati se-Indonesia dengan mengangkat tema yang sama yakni “Pulih Bersama dengan Senyum Sehat Indonesia”.

Menurutnya, tujuan kegiatan Sikat Gigi Massal dalam momentum HKGN ini adalah untuk memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) sekaligus guna melatih anak-anak untuk membersihkan gigi dan tetap menjaga dan merawat gigi dan mulut sejak dini.

Dipaparkan drg. Agus Wibowo, 12 SD dari 8 kecamatan di Kabupaten Indramayu yang mengikuti Sikat Gigi Massal meliputi SD/MI Al-Ikhlas Kertawinangun Kecamatan Kandanghaur, SDN Jatimulya 1 Kecamatan Terisi, SDN Margamulya 1 dan 2 Kecamatan Bongas, SDN 1 Lelea Kecamatan Lelea, SDN 1 Pasekan Kecamatan Pasekan, SDN 1 dan 3 Tulungagung Kecamatan Kertasemaya, SDN Wanasari 1 dan 2 Kecamatan Bangodua dan SDN Juntikebon 1 dan 2 Kecamatan Juntinyuat.

“Sebanyak 12 SD dari 8 kecamatan di Kabupaten Indramayu tersebut dapat dikalkulasikan peserta di Indramayu sebesar 3.013 siswa SD yang ikut serta dalam memperingati HKGN Tahun 2022,” paparnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indramayu dr. Wawan Ridwan menyampaikan, pihaknya mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan PDGI Indramayu dalam rangka memperingati HKGN Tahun 2022 dengan tema “Bangkit Bersama dengan Senyum Sehat Indonesia”. Menurutnya kegiatan berupa sikat gigi bersama yang dilakukan oleh siswa dan siswi SD sebanyak 3.013 anak yang serentak dilakukan di Kabupaten Indramayu ini sangat edukatif.

“Kegiatan ini sangat edukatif bagi anak-anak SD untuk selalu menjaga kesehatan gigi dan mulut dengan menyikat gigi sehari 2 kali yaitu setelah sarapan dan sebelum tidur malam,” ungkapnya.

Kepala Dinkes Kabupaten Indramayu dr. Wawan Ridwan menyatakan, kesehatan gigi dan mulut menjadi penting untuk dapat dijaga oleh anak-anak SD, dikarenakan tidak sedikit gangguan gigi dan mulut menyebabkan gangguan konsentrasi belajar pada anak dan gangguan produktivitas kerja pada orang dewasa.

“Diharapkan dengan kegiatan ini anak-anak SD bisa menjaga gigi dan mulutnya agar meminimalisir gangguan konsentrasi belajar termasuk gangguan produktivitas kerja pada orang dewasa. Selain itu melalui kegiatan ini morbiditas (angka kesakitan) akibat gangguan gigi dan mulut menjadi turun dan lebih meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indramayu secara keseluruhan menuju Indramayu yang Bersih, Religius, Maju, Adil, Makmur dan Hebat (Bermartabat).

Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Internet

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget